Kerukut

Oleh Diah Ayuningtyas

Sang Tua renta tak padam
Mencari pundi-pundi bernilai
Tak tahu arah
Mengukur jalan ramai
Kerukut nampak didahi

Tak jarang kulihatnya duduk
Di bawah rindangnya pohon
Di bawah terik ibukota
Menyeka keringat sengsara
Kerukut nampak ditangan

Tapi lama sudah tak kujumpa
Terakhir kulihat ia menatap
Kucing yang diusir
Penjaga warung nasi satu atap
Kerukut nampak dihati

Juni, 2016
Sebuah puisi tentang kehidupan


Comments