Angin Tak Tahu

Oleh Diah Ayuningtyas

Suara angin menderu
menyisip ke dalam kalbu
Masih terus menunggu
Apa yang kau tunggu?
Angin tak tahu . . .
Yang ia tahu, bukan ia yang menunggu
Dia cakap aku lah yang menunggu
Menunggu satu sosok yang muncul samar
Dalam sebuah mimpi
Yang terangkai cantik
Tanpa ada nila setitik
Namun hanya saja...
kehadirannya selalu menggelitik
Batin.


Comments

Popular posts from this blog

Summary of Short Story : The Cat by Banjo paterson

Untitled

Regat