Resensi Buku: Metodologi Penelitian Sastra
Saya akan menulis resensi buku Metodologi Penelitian Sastra yang ditulis oleh Dr. Suwardi Endraswara. Berikut adalah ulasan lengkapnya.
IDENTITAS BUKU
Judul buku: Metodologi Penelitian Sastra
Penulis: Dr. Suwardi Endraswara, M.Hum
Penerbit: CAPS (Center for Academic Publishing Service)
Tahun Terbit : 2013
Cetakan: Pertama
Jumlah halaman: xii + 204 halaman
Jumlah bab: 19 Bab
Ukuran buku: 16 × 24 cm
Berangkat dari keprihatinan Dr. Suwardi Endraswara, M.Hum terhadap penelitian sastra yang kebanyakan tidak sepenuhnya memberi kontribusi dalam dunia sastra akibat keringnya metodologi penelitian sastra dan anggapan penelitian sastra merupakan kegiatan yang membosankan dan tidak menyenangkan, terciptalah buku ini. Buku metodologi penelitian sastra yang memberikan pengetahuan-pengetahuan yang dikemas secara ilmiah dan terperinci sehingga pembaca mudah memahami segala hal yang berkaitan dengan penelitian sastra. Tidak hanya menjelaskan tentang beragam metodologi penelitian sastra saja, tetapi penulis juga memberikan informasi tentang masalah-masalah yang selama ini sering muncul dalam dunia penelitian sastra, tentang aliran apa saja yang digunakan dalam penelitian sastra, serta model dan teori penelitian sastra dan sastrra dalam aplikasinya.
Seperti pada bagian pertama buku yakni tentang ketimpangan penelitian sastra, kemiskinan teori dan ilmu sastra, kerancuan istilah penelitian sastra, dan persoalan metode, teknik dan pendekatan. Pada bagian pertama ini, penulis berusaha membuka dan menyadarkan pembaca mengenai masalah-masalah apa saja yang sering melanda para peneliti sastra dalam menyelesaikna penelitiannya sehingga diharapkan tidak lagi muncul permasalahan yang berulang-ulang dalam setiap penelitian sastra. Pada bagian kedua, dijelaskan pula secara lengkap manajemen dalam penelitian sastra, mulai dari peranan penelitian sastra, penelitian sastra yang kreatif, dan diseminasi atau pemeliharaan penelitian sastra. Bagian kedua ini menjelaskan betapa pentingnya sebuah manajemen penelitian sastra agar menghasilkan penelitian sastra yang berkualitas serta disebutkan pula pentingnya pemeliharaan penelitian sastra untuk menghilangkan anggapan bahwa penelitian sastra tidak hanya sebuah hasil yang hanya menjadi penghias rak buku atau tergeletak di meja. Tidak hanya itu, buku ini juga menjelaskan tentang beberapa aliran–aliran yang sering digunakan dalam penelitian sastra, seperti Aliran Penelitian Klasik, Aliran Ekspresivisme, Aliran Penelitian Romantisme, serta Aliran Penelitian Simbolisme dan Mistisme.
Model penelitian sastra pun memiliki model baru layaknya busana atau gadget canggih, dalam buku ini disebutkan beberapa model baru penelitian sastra seperti Grounded Research, Kajian Fenomenologi Sastra, Kajian Hermeneutik Sastra. Semua model tersebut dijelaskan secara singkat namun jelas. Lebih dari itu, teori-teori yang sangat membantu dalam analisis karya sastra pun turut dijelaskan secara lengkap, karena salah satu penyebab penelitian karya menjadi kurang bermutu adalah kurang optimalnya pemberdayaan metodologi, kekurangan ini disebabkan oleh miskinnya teori yang digunakan dalam penelitian sastra, pemahaman akan sebuah karya sastra akan buram jika penelitian sastra hanya menggunakan teori-teori yang dangkal. Buku ini menjelaskan ragam teori dan penelitian sastra yang sebenarnya sangat melimpah yang akan membantu analisis, intrepretasi dan penilaian yang tepat yang akan menjelaskan tentang arti penting sebuah karya sastra dalam kehidupan masyarakat. Seperti Penelitian Formalisme dan Strukturalisme Murni, Pengembangan Penelitian Strukturalisme Sastra, Penelitian Estetika dan Stilistika, Penelitian Sosiologi Sastra, Penelitian Antropologi Sastra, Penelitian Pragmatik dan Resepsi Sastra, Penelitian Sastra Bandingan, Penelitian Feminisme Sastra, Penelitian Sastra Lisan, Penelitian Sastra: Model Analisis Konten, Penelitian Sastra: Model Postmodernisme dan Postkolonialisme, Penelitian Cybersastra, dan Penelitian Pengajaran Sastra yang dijelaskan secara rinci dalam buku ini.
Dalam setiap penjelasannya, penulis menggunakan bahasa yang tidak terlalu kaku, luwes tetapi tetap memperhatikan pemilihan kata yang tepat. Penulis juga menggunakan bahasa yang komunikatif, seolah-olah saya sebagai pembaca sedang berkomunikasi langsung dengan penulis. Jika buku metodologi penelitian pada umumnya sangat serius dan terkesan membuat pembacanya jenuh, buku ini berbeda. Penjelasan dalam buku ini sangat mudah dipahami meski terdapat beberapa istilah yang belum saya tahu persis maknanya. Penulis juga mampu mengemas sebuah harapan akan terwujudnya penelitian sastra yang lebih berkualitas melalui buku ini, dengan membuka mata dan menyadarkan pembaca bahwa kita mampu membuat penelitian karya sastra yang selama ini dianggap bukan apa-apa, dapat menjadi sebuah penelitian yang bermanfaat bagi kehidupan kelak.
Buku ini layak dibaca oleh seluruh kalangan, akan tetapi sangat dianjurkan bagi mahasiswa seperti saya yang sedang mencari pengetahuan dan pencerahan tentang seperti apa dan bagaimana metodologi penelitian sastra dan apa saja hal yang berkaitan dengan penelitian sastra, karena buku ini sangat mudah dipahami dan terasa ringan saat membacanya.
IDENTITAS BUKU
Judul buku: Metodologi Penelitian Sastra
Penulis: Dr. Suwardi Endraswara, M.Hum
Penerbit: CAPS (Center for Academic Publishing Service)
Tahun Terbit : 2013
Cetakan: Pertama
Jumlah halaman: xii + 204 halaman
Jumlah bab: 19 Bab
Ukuran buku: 16 × 24 cm
Berangkat dari keprihatinan Dr. Suwardi Endraswara, M.Hum terhadap penelitian sastra yang kebanyakan tidak sepenuhnya memberi kontribusi dalam dunia sastra akibat keringnya metodologi penelitian sastra dan anggapan penelitian sastra merupakan kegiatan yang membosankan dan tidak menyenangkan, terciptalah buku ini. Buku metodologi penelitian sastra yang memberikan pengetahuan-pengetahuan yang dikemas secara ilmiah dan terperinci sehingga pembaca mudah memahami segala hal yang berkaitan dengan penelitian sastra. Tidak hanya menjelaskan tentang beragam metodologi penelitian sastra saja, tetapi penulis juga memberikan informasi tentang masalah-masalah yang selama ini sering muncul dalam dunia penelitian sastra, tentang aliran apa saja yang digunakan dalam penelitian sastra, serta model dan teori penelitian sastra dan sastrra dalam aplikasinya.
Seperti pada bagian pertama buku yakni tentang ketimpangan penelitian sastra, kemiskinan teori dan ilmu sastra, kerancuan istilah penelitian sastra, dan persoalan metode, teknik dan pendekatan. Pada bagian pertama ini, penulis berusaha membuka dan menyadarkan pembaca mengenai masalah-masalah apa saja yang sering melanda para peneliti sastra dalam menyelesaikna penelitiannya sehingga diharapkan tidak lagi muncul permasalahan yang berulang-ulang dalam setiap penelitian sastra. Pada bagian kedua, dijelaskan pula secara lengkap manajemen dalam penelitian sastra, mulai dari peranan penelitian sastra, penelitian sastra yang kreatif, dan diseminasi atau pemeliharaan penelitian sastra. Bagian kedua ini menjelaskan betapa pentingnya sebuah manajemen penelitian sastra agar menghasilkan penelitian sastra yang berkualitas serta disebutkan pula pentingnya pemeliharaan penelitian sastra untuk menghilangkan anggapan bahwa penelitian sastra tidak hanya sebuah hasil yang hanya menjadi penghias rak buku atau tergeletak di meja. Tidak hanya itu, buku ini juga menjelaskan tentang beberapa aliran–aliran yang sering digunakan dalam penelitian sastra, seperti Aliran Penelitian Klasik, Aliran Ekspresivisme, Aliran Penelitian Romantisme, serta Aliran Penelitian Simbolisme dan Mistisme.
Model penelitian sastra pun memiliki model baru layaknya busana atau gadget canggih, dalam buku ini disebutkan beberapa model baru penelitian sastra seperti Grounded Research, Kajian Fenomenologi Sastra, Kajian Hermeneutik Sastra. Semua model tersebut dijelaskan secara singkat namun jelas. Lebih dari itu, teori-teori yang sangat membantu dalam analisis karya sastra pun turut dijelaskan secara lengkap, karena salah satu penyebab penelitian karya menjadi kurang bermutu adalah kurang optimalnya pemberdayaan metodologi, kekurangan ini disebabkan oleh miskinnya teori yang digunakan dalam penelitian sastra, pemahaman akan sebuah karya sastra akan buram jika penelitian sastra hanya menggunakan teori-teori yang dangkal. Buku ini menjelaskan ragam teori dan penelitian sastra yang sebenarnya sangat melimpah yang akan membantu analisis, intrepretasi dan penilaian yang tepat yang akan menjelaskan tentang arti penting sebuah karya sastra dalam kehidupan masyarakat. Seperti Penelitian Formalisme dan Strukturalisme Murni, Pengembangan Penelitian Strukturalisme Sastra, Penelitian Estetika dan Stilistika, Penelitian Sosiologi Sastra, Penelitian Antropologi Sastra, Penelitian Pragmatik dan Resepsi Sastra, Penelitian Sastra Bandingan, Penelitian Feminisme Sastra, Penelitian Sastra Lisan, Penelitian Sastra: Model Analisis Konten, Penelitian Sastra: Model Postmodernisme dan Postkolonialisme, Penelitian Cybersastra, dan Penelitian Pengajaran Sastra yang dijelaskan secara rinci dalam buku ini.
Dalam setiap penjelasannya, penulis menggunakan bahasa yang tidak terlalu kaku, luwes tetapi tetap memperhatikan pemilihan kata yang tepat. Penulis juga menggunakan bahasa yang komunikatif, seolah-olah saya sebagai pembaca sedang berkomunikasi langsung dengan penulis. Jika buku metodologi penelitian pada umumnya sangat serius dan terkesan membuat pembacanya jenuh, buku ini berbeda. Penjelasan dalam buku ini sangat mudah dipahami meski terdapat beberapa istilah yang belum saya tahu persis maknanya. Penulis juga mampu mengemas sebuah harapan akan terwujudnya penelitian sastra yang lebih berkualitas melalui buku ini, dengan membuka mata dan menyadarkan pembaca bahwa kita mampu membuat penelitian karya sastra yang selama ini dianggap bukan apa-apa, dapat menjadi sebuah penelitian yang bermanfaat bagi kehidupan kelak.
Buku ini layak dibaca oleh seluruh kalangan, akan tetapi sangat dianjurkan bagi mahasiswa seperti saya yang sedang mencari pengetahuan dan pencerahan tentang seperti apa dan bagaimana metodologi penelitian sastra dan apa saja hal yang berkaitan dengan penelitian sastra, karena buku ini sangat mudah dipahami dan terasa ringan saat membacanya.
Comments
Post a Comment