Waktu (bukan) Kawanku

oleh Diah Ayuningtyas

Aku berkawan dengan jam dinding
Detiknya merasuk degupku
Sesekali tampak Ibu di pembaringan
Ia menangis di mimpinya

Raut sarat kesedihan
Bibir masam menjelma
Merambat di setiap semburat
Wajah tak lagi merona

Ayah berteriak dalam lelapnya
Meracau banyak kata
Mengiris belah-belah jiwa
Membakar jenuh-jenuh yang ada

Tersadar aku,

diburu waktu
Jarum jam menunjuk angka
Angka berubah angkara


Waktu bukan lagi kawan
Aku berlari dan menari

Detak detiknya

Seirama

Sesak jiwa.


Bintaro,

26 Desember 2017.


Comments

Popular posts from this blog

Summary of Short Story : The Cat by Banjo paterson

Untitled

Regat