Percakapan Pukul Satu

Oleh: Diah Ayuningtyas

Kesal hati menjelma melalui jari
Timbul dalam bentuk;
huruf-huruf kekecewaan,
angka-angka prasangka,
dan emoji yang emosi

Canda hilang
Dalam segala keheningan
Waktu dirasa berhenti
mengingat kala itu
Kita berbincang
Pada pukul satu

Kita berdebat, kau bersalah
Aku mengalah

Maaf sudah bukan lagi kata-kata
Ia berubah menjadi;
racun, membunuh jiwa perlahan
Ia menangis dalam kesia-siaan

Kini,
Aku tercabik dalam setiap maafmu
Aku menangis dalam sesal itu

Entah hingga bila,
Kubuka kembali
Percakapan kita 
pada pukul satu


Bintaro, 18 Juni 2018. 
01:32 WIB

Comments

Popular posts from this blog

Summary of Short Story : The Cat by Banjo paterson

Untitled

Regat